Sabtu, 11 Oktober 2014

Karburator yg fungsinya Untuk mencampurkan bahan bakar dan udara
Berikut adalah cara menservis karburator pada motor honda supra, bagi motor merk lain langkah2nya kurang lebih hampir sama perbedaannya cuma pada bentuk baut yang digunakan.

tehnikmotor.blogspot.com

  • lepaskan dulu semua cover body motor, cukup buka sayap kiri kanan saja
  • Setelah itu buka baut 8 yang mengikat karburator dengan mesin motor
  • Lalu lepaskan skep dan copot selang bensin
tehnikmotor.blogspot.com
  • Buka baut mangkok karburator
tehnikmotor.blogspot.com
  • Lalu setelah kelihatan isi karburator lepaskan main jet dan pilot jet, lepas pelampung dan jarumnya dan lepas setelah angin yang ada disisi karburator
tehnikmotor.blogspot.com
  • Bersihkan semuanya, periksa apakah pilot atau main jetnya mampet atau tidak, lalu bersihkan
  • setelah semuanya bersih pasang kembali dengan cara berurutan kebalikan dari proses membuka tadi
  • setelah semua terpasang, pasang kembali karburator kemesin motor prosesnya kebalikan dari proses pelepasan tadi
  • Sekarang hidupkan mesin dan tinggal setel karburator
  • Setel putaran angin karburator caranya putar baut setelan angin sampai mentok kedalam, lalu buka kembali pelan-pelan sampai terdeengar suara  mesin yang paling tinggi dan tidak mberebet gunakan feeling. Itulah kira-kira putaran angin yang pas. Biasanya jika mesin masih gres cuma 1 - 1 1/2 putaran
tehnikmotor.blogspot.com
  • Pasang kembali cover body dan motor siap dikendarai

Membaca warna kabel body pada tiap pabrikan motor



Membaca warna kabel body pada tiap pabrikan motor




Warna kabel body tiap merek sepeda motor memiliki ciri khas masing - masing, padahal pada dasarnya setiap kabel hanya memiliki 2 kutub atau muatan listrik yaitu masing masing positif (+) dan negatif (-).Berikut ini di jelaskan secara singkat arti dari warna warna kabel tsb:



HONDA
Hijau : (-) Masa, berlaku untuk semua negatif
Merah : (+) Aki
Hitam : (+) Kunci kontak
Putih : (+) Alternator pengisian (+) Lampu dekat
Kuning : (+) Arus beban ke saklar lampu
Biru : (+) Lampu jauh
Abu-abu : (+) Flaser
Biru laut : (+) Sein kanan
Oranye : (+) Sein kiri
Coklat : (+) Lampu kota
Hitam-Merah : (+) Spul CDI
Hitam-Putih : (+) Kunci kontak
Hitam–Kuning : (+) Koil
Biru-Kuning : (+) Pulser CDI
Hijau-Kuning : (+) Lampu rem


KAWASAKI
Hitam-Kuning : (-) Masa
Putih-Merah : (+) Aki
Merah-Hitam : (+) Lampu depan jauh/dim
Merah-kuning : (+) Lampu depan dekat
Abu-abu : (+) Sein kanan
Hijau : (+) Sein kiri
Biru : (+) Lampu rem
Merah : (+) Lampu belakang
Coklat : (+) Klakson


SUZUKI
Hitam-Putih : (-) Massa, berlaku untuk semua negatif
Putih-Merah : (+) Pengisian dari magnet
Kuning-putih : (+) Untuk ke penerangan
Merah : (+) Aki
Oranye : (+) Kunci kontak
Abu-abu : (+) Lampu belakang
Putih-Hitam : (+) Lampu rem
Hijau muda : (+) Sein kanan
Hitam : (+) Sein kiri
Kuning-putih : (+) Lampu depan
Putih–Biru : (+) Koil ke CDI
Biru-Kuning : (+) Pulser ke CDI


YAMAHA
Hitam : (-) Masa, berlaku untuk semua negatif
Merah : (+) Arus positif dari Aki
Kuning : (+) Lampu depan jauh
Hijau : (+) Lampu depan dekat
Coklat : (+) Sein kiri
Hijau : (+) Arus beban (penerangan dll)
Putih-Merah : (+) Pulser CDI
Hijau-Hitam : (+) Rem


Semoga bermanfaat

Ukuran Klep Sepeda Motor



Ukuran Klep motor Standar




Dimensi Klep Sonic

Panjang               : 74mm
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 28mm
Diameter klep ex : 24mm

Dimenssi Klep Smash

Panjang               : 67mm
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 25mm
Diameter klep ex : 22mm

Dimensi Klep Shogun 125/Spin125

Panjang               : 72mm
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 25mm
Diameter klep ex : 22mm

Kaze VR 125

Panjang               : ------
Diameter as         : 4,5mm
Diameter klep in  : 21mm
Diameter klep ex : 24mm

CBR 150

Panjang               :------
Diameter as         : 3,5mm
Diameter klep in  : 24mm
Diameter klep ex : 21mm

 Mio

Panjang               : -----
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 21mm
Diameter klep ex : 19mm

Grand/supra/legenda

Panjang               :------
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 21mm
Diameter klep ex : 19mm

Beat/vario

Panjang               : -----
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 25,5mm
Diameter klep ex : 21mm

 Blade

Panjang               : -----
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 25,5mm
Diameter klep ex : 21mm

 Legenda

Panjang               : -----
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 23mm
Diameter klep ex : 20mm

 Bajaj pulsar 180 cc

Panjang               : -----
Diameter as         : 4,5mm
Diameter klep in  : 30mm
Diameter klep ex : 26mm

 Bajaj pulsar 220 cc

Panjang               : -----
Diameter as         : 4,5mm
Diameter klep in  : 31mm
Diameter klep ex : 26mm


 Tiger

Panjang               : -----
Diameter as         : 5,5mm
Diameter klep in  : 31,5mm
Diameter klep ex : 27mm

 MX/Vixion

Panjang               : -----
Diameter as         : 4,5mm
Diameter klep in  : 19mm
Diameter klep ex : 17mm

 New megapro 

Panjang               : -----
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 30mm
Diameter klep ex : 26mm


 Satria Fu 150


Panjang               : -----
Diameter as         : 4,5mm
Diameter klep in  : 22mm
Diameter klep ex : 19mm

Thunder 125

Panjang               : -----
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 25,5mm
Diameter klep ex : 23mm

Supra X 125

Panjang               : -----
Diameter as         : 5mm
Diameter klep in  : 24mm
Diameter klep ex : 21mm


Kode Bearing Roda Depan dan Belakang berbagai merek sepeda motor


KODE BEARING RODA DEPAN

MOTOR BEBEK
6301 Generasi Astrea Grand, Supra X, dan Legenda, Suzuki Satria CW 120 dan Satria F-150)
6201 Supra Fit sampai Karisma 125)
6300 Dipakai di satu sisi generasi Suzuki Tornado, Shogun 110-125, Satria 120R dan S, Smash, Generasi Yamaha F1-Z, JupiterZ Jupiter MX 135LC, Vega, Kawasaki Kaze, Blitz, dan ZX130
6200 Dipakai di satu sisi generasi Suzuki Tornado, Shogun 110- 125, Satria 120S dan 120R

MATIC
6201 Honda Vario
6300 Suzuki Spin, Yamaha Mio, Nouvo

MOTOR SPORT
6301-RS1 Honda GL Max, GL100, GL-Pro, GL Pro Neo Tech, Mega Pro, GL Max Neo Tech, NSR150, Tiger 2000, Honda Win, Suzuki Thunder 125
6301-2RS1 Honda Tiger C/W
6301-Z Yamaha YT115
6300-Z Suzuki A100
6300-RS1 Suzuki RGR150
6201-RS1 Suzuki TS125 (sebelah kiri)
6201-Z Suzuki TS125 (sebelah kanan)
6302-Z Suzuki Thunder 250
6202 Yamaha RX-King, RX-Z, RZ-R, Kawasaki Ninja, Ninja R C/W,
6202-Z Yamaha RX-S

BEARING RODA BELAKANG

BEBEK
6201-RS1 Honda Supra Fit, Karisma, Kirana, Supra X 125
6201 (sebelah kiri dalam) Suzuki Bravo, Shogun 110, Shogun 125, Satria R, Smash (full chain case), Tornado, Satria F-150
6201-Z (bagian kiri luar) Suzuki Bravo, Shogun 110, Shogun 125, Satria R, Smash, Tornado GS, Satria F-150, Kawasaki ZX130
6300-Z (bagian kiri luar), Tornado GX
6301-Z (bagian kanan), Suzuki Bravo, Shogun 110, Shogun 125, Satria R, Smash, Tornado GS atau GX, Satria F-150, Kawasaki ZX130
6301-RS1 Honda Supra Fit, Astrea Grand, Astrea Star, Karisma, Kirana, Legenda, Supra, Supra X, Supra X 125, Yamaha F1-Z atau ZR, Sigma, Crypton, Vega, Jupiter-Z, Jupiter MX 135 LC
6301-Z Yamaha F1-Z atau ZR, Sigma, Crypton, Vega, Jupiter-Z, Jupiter MX 135
6202-Z Generasi Kaze dan Blitz
6302-Z Generasi Kaze dan Blitz

MOTOR SPORT
6302-RS1/MT Honda GL-Max dan GL- Max Neo Tech, GL100, GL-Pro dan Pro Neo Tech, Mega Pro
6202-RS1/MT Honda GL-Max dan GL-Max Neo Tech GL-Pro dan Pro Neo Tech
6203-RS1/MT Honda NSR150 dan Tiger 2000, Yamaha RX-125,
6301-RS1/MT Honda Win, Yamaha RX-King
6201-Z/C3MT (kiri) Suzuki A100 6202-Z/C3MT (kiri) RGR150, TS1256202-RS1/C3MT (kiri) Suzuki Thunder 2506302-Z/C3MT (kiri-kanan) Thunder 1256301-Z/C3MT (kanan) Suzuki A1006302-RS1/C3MT (kanan) RGR150, TS125, Thunder 2506202-RS1/MT Yamaha Scorpio6202/MT Yamaha YT115, RX-King, RX-Z, RZ-R
6202-Z/MT Yamaha YT115, RX-Z, RZ-R
6202/C3MT Kawasaki Ninja, Ninja R/CW
6302-Z/MT Kawasaki Ninja, Ninja R/CW

Keterangan :
1. RS = Rubber seal (bearing ditutup sil atau karet)
2. Z = Bearing ditutup pelat
3.2RS  = Double rubber seal ( tertutup depan belakang karet )
4.2Z.= Double pelat ( tertutup depan belakang dengan seng )
5.C = Clearnce Ball Bearing  (kerenggan antara bola bering dan Bantalan bering) semakin besar angka di belakang C maka semakin besar tingkat kerenggangannya contoh C3,C4,C5
6.MT (Medium Temprature) = Menunjukan Tempratur

Umumnya pada bering mesin balap memiliki kerenggangan yang cukup besar seperti C5 ...agar ball bering pada saat memuai tidak / macet....di karenakan mesin balap selalu bekerja pada rpm dan temperatur yang tinggi..... untuk mendukung performa bering tersebut agar lebih maksimal penggunaan oli harus di sesuaikan dengan kebutuhan....